Multimedia
Fungsi multimedia juga cukup penting keberadaannya bagi sistem operasi modern saat ini, karena itu Linux sendiri juga kaya akan program multimedia. Program multimedia terdiri dari audio dan video dan mendukung fungsi manipulasi audio dan video juga fungsi player. Linux mendukung format file multimedia populer seperti mp3, ogg, wma, wav untuk audio dan avi, divx, xvid, mp4 untuk video. Player untuk berbagai fomat audio seperti XMMS yang mirip dengan WinAmp, Amarok, Rythmbox, Banshee, dan lain-lain. Sedangkan, player untuk berbagai format video seperti Xine, Totem, Kaffeine, dan lain-lain. Sama seperti sistem operasi lainnya, apabila ingin menjalankan file multimedia tertentu Linux juga membutuhkan codec-nya (encoder-decoder). Tersedia banyak software codec yang siap mendukung multimedia di Linux, jadi tinggal download dan install setelah itu Anda dapat menjalankan berbagai macam file multimedia audio maupun video.
Internet
Karena kehandalannya, Linux dipercaya sebagai sistem operasi yang digunakan untuk server, salah satunya didedikasikan sebagai http/web server. Semakin populernya Linux sebagai sistem operasi server tidak lepas dari dukungan aplikasi web server open source poluler seperti apache. Selain sebagai web server, Linux juga digunakan sebagai sistem operasi untuk mail server. Sama seperti web server, Linux berperan sebagai sistem operasi server tersebut, sedangkan untuk mail server-nya sendiri tersedia beberapa mail server populer seperti sendmail, postfix, exim, atau qmail.
Di sisi client, Linux juga memiliki banyak sekali program client yang dapat digunakan untuk menjelajahi internet atau untuk menerima atau mengirim email. Untuk menjelajah atau browsing internet, terdapat banyak program internet browser yang populer, seperti browser netscape/mozilla family (netscape, mozilla, mozilla firefox, ephipany, galeon), opera, konqueror, atau text based browser lynx. Untuk mengirim atau menerima email terdapat program seperti evolution, mozilla thunderbird, atau kmail. Selain browsing internet dan kirim email, terdapat juga program instant messaging atau chatting seperti gaim yang mendukung banyak protokol populer seperti yahoo, jabber, aim/icq, irc, msn, dan lain-lain.
Text editor
Text editor merupakan tool yang cukup penting dalam sistem operasi, apalagi apabila kita menggunakan Linux. Pada Linux, hampir setiap program memiliki file konfigurasi untuk mengatur program tersebut, nah untuk merubah file konfigurasi tersebut digunakanlah text editor. Selain file konfigurasi, untuk mempermudah manajemen sistem, biasanya sistem administrator membuat shell script yang tentu saja dibuat menggunakan text editor. Linux memiliki banyak sekali text editor, dari yang paling sederhana dan ringan sampai dengan yang paling kompleks dan cukup memakan memori.
Setidaknya terdapat dua text editor yang sangat powerful dan memiliki banyak pengguna fanatik-nya yaitu text editor emacs dan vi. Kedua text editor tersebut powerful karena selain fungsi text editor, keduanya juga dapat digunakan sebagai programmer editor dan sejumlah feature lain yang cukup advance. Selain emacs dan vi, terdapat text editor lain yang juga tergolong advance seperti kate sebagai editor bawaan dari KDE dan gedit sebagai editor bawaan dari GNOME. Untuk text editor yang ringan atau lightweight terdapat text editor seperti joe, pico, nano, mcedit, dan yang lainnya.
Development
Salah satu hal yang saya sukai dari Linux adalah fungsi development-nya yang cukup ‘kaya’ dan dapat diperoleh dengan mudah. Bicara mengenai development di Linux tentu tidak lepas dari mother of compiler gcc, gcc bukan lagi sebagai gnu c compiler atau compiler bahasa pemrograman c, tapi telah menjelma menjadi gnu compiler collection. Compiler gcc mendukung beberapa bahasa pemrograman seperti c family (c/c++/obj-c), fortran, ada, bahkan java. Selain bahasa pemrograman yang telah didukung oleh gcc, terdapat lebih banyak lagi compiler atau interpreter bahasa pemrograman lain dari yang cukup populer sampai dengan yang tidak kita kenali :) , sebagai contoh sebut saja java, lisp, cobol, pascal, basic, prolog, ml, scheme, eiffel, smalltalk, perl, tcl/tk, python, php, ruby, c# dan masih banyak lagi.
Selain compiler atau interpreter dari bahasa pemrograman, peran dari tool untuk memudahkan programmer dalam mendevelop suatu aplikasi juga cukup penting, salah satu tool tersebut adalah IDE (integrated development environment). Banyak sekali IDE yang dapat digunakan, dari yang mendukung banyak bahasa pemrograman sampai dengan dedicated untuk bahasa pemrograman tertentu saja. Bagi programmer java dan c/c++ terdapat IDE seperti eclipse, netbeans, dan anjuta, sebenarnya eclipse dan netbeans digunakan untuk mendevelop program java namun juga bisa untuk mendevelop program c/c++ sedangkan anjuta dapat mendukung bahasa pemrograman lainnya. Untuk programmer c# dan vb.net terdapat IDE seperti monodevelop dari project mono yang dibuat sebagai framework yang kompatibel dengan .net framework. IDE lainnya adalah boa constructor untuk bahasa phyton, gorm untuk obj-c dari project gnustep, dan glade yang juga untuk bahasa c/c++ diatas library gtk+ dan GNOME desktop environment.
Demikian beberapa contoh yang dapat saya informasikan terkait dengan program-program yang terdapat di sistem operasi Linux saat ini. Saya rasa penjelasan tersebut cukup menjadi alasan untuk menggunakan sistem operasi Linux dan mengurangi ketergantungan kita terhadap program atau aplikasi ilegal. So…, mari kita migrasi ke Linux.
If you liked my post, feel free to subscribe to my rss feeds
























BlogoSquare
3 Comments so far (Add 1 more)