Pada tanggal 17 s/d 19 Maret 2007 kemarin, saya dan beberapa teman berkesempatan untuk mengunjungi sebuah tempat di daerah Jawa Barat yaitu Ciamis. Sebenarnya, pada rentang waktu tersebut juga dari kantor ada acara jalan-jalan ke Thailand, tapi karena saya bukan termasuk karyawan tetap maka saya tidak bisa ikut ke Thailand :( . Walaupun tidak dapat ikut ke Thailand, gpp deh, yang penting bisa liburan ke Ciamis, lumayan hari Senin kan hari libur nasional :) .
Tempat yang saya kunjungi sebenarnya merupakan kampung halaman dari salah seorang teman, jadi ceritanya saya diajak oleh teman saya tersebut. Sebelum berangkat kami berkumpul di rumah salah seorang teman, kemudian kami bertiga berangkat menuju terminal bis lebak bulus. Di terminal bis lebak bulus, seorang teman sudah menunggu disana, kemudian kami menaiki sebuah bis jurusan Jakarta-Tasikmalaya, dari terminal lebak bulus tidak ada bis langsung ke Ciamis karenanya kami menaiki bis tersebut. Sampai di terminal bis Tasikmalaya kurang lebih pukul 14.30 dari pukul 08.30 dari terminal lebak bulus, kesan saya di terminal Tasikmalaya adalah terminal tersebut cukup besar dan luas dan lagi cukup bersih untuk ukuran sebuah terminal besar. Untuk sampai ke lokasi, kami harus naik bis lagi ke terminal Ciamis, kemudian dari terminal tersebut masih harus naik lagi mikrolet, kemudian terakhir naik ojek, cukup jauh juga ya. Karena perjalanan kami melewati kota Ciamis, saya mencoba untuk mengamati kota trsebut, kesan saya terhadap kota Ciamis yaitu tata kota cukup teratur dan rapi sekali dan yang penting cukup bersih jika dibandingkan dengan kota-kota besar :) .
Daerah tempat yang kami kunjungi memiliki waktu tempuh kurang lebih 1 jam perjalanan dari kota Ciamis, namun saya lupa nama daerah tersebut :( , suasana desa masih terasa sekali, tapi alhamdulillah, sudah ada listrik di daerah tersebut. Hari pertama kami datang ke desa tersebut, kami langsung istirahat, karena jauhnya perjalanan membuat kami cukup letih dan waktu telah menunjukkan pukul 17.00. Rumah yang kami tempati selama kami berada di tempat tersebut merupakan rumah nenek dari teman saya. Pada malam harinya, kami jalan menyusuri desa tersebut kemudian kami mengunjungi rumah-rumah saudara teman saya tersebut untuk silaturrahim.
Pada hari kedua yang jatuh pada hari Minggu 18 Maret 2007 kami berencana untuk berziarah mengunjungi makam dari kakek dan nenek teman saya, kami pun berangkat dari pukul 7 pagi menuju pemakaman yang letaknya tidak begitu jauh. Setelah berziarah kami kembali lagi ke rumah untuk beristirahat dan siap-siap karena setelah itu teman saya berniat untuk menanam pohon albu di kebunnya. Sebelum menanam pohon, ternyata daerah yang akan ditanami masih terdapat tumbuhan pengganggu, jadi harus dibersihkan terlebih dahulu dari tumbuhan tersebut. Rencananya kami akan menanam 100 pohon, tetapi karena keterbatasan tenaga kerja dan juga karena kurang profesional :) , jadi pada hari itu kami hanya menanam kurang lebih 60 s/d 70 pohon. Pada malam hari kami hanya istirahat karena kecapean sehabis menanam pohon kemudian sekitar jam 22 kami bakar ikan, eh salah singkong :) sampai dengan pukul 01 malam.
Di hari ketiga, teman saya meneruskan menanam sisa pohon yang belum sempat ditanam kemarin, sedangkan saya dan teman yang lain istirahat kemudian memancing ikan di kolam ikan persis disamping rumah yang kami tinggali. Jam 11 siang kami siap-siap untuk perjalanan kembali ke Jakarta, setelah membereskan rumah kemudian kami pamit untuk kembali ke Jakarta. Untuk kembali ke Jakarta, kami harus menuju ke terminal bis Ciamis, kemudian sama seperti waktu kami berangkat kesini, dari Ciamis kami menuju Tasikmalaya, sebelum akhirnya bertolak ke Jakarta. Dalam perjalanan, tidak seperti waktu menuju Ciamis, di daerah Nagreg cukup macet sekali, maklum memang kalau menuju Jakarta kendaraan harus menghadapi jalan yang menanjak, sehingga harus berhati-hati. Tidak hanya di Nagreg, kemacetan juga terjadi di tol Cipularang pada sekitar km 120, namun alhamdulillah setelah melewati daerah tersebut perjalanan kembali lancar. Sampai di terminal lebak bulus waktu menunjukkan pukul 22 malam, dari terminal saya masih harus naik dua mikrolet lagi untuk sampai di rumah, dan akhirnya saya selamat sampai di rumah pada pukul 23 malam, alhamdulillah. Perjalanan yang cukup melelahkan namun lumayan bisa menggantikan suasana kota yang menjemukan walaupun hanya untuk beberapa hari :) .
If you liked my post, feel free to subscribe to my rss feeds
























BlogoSquare