headermask image

header image

Javascript dan Scheme

Bagi web programmer, coding client side scripting biasanya perlu dilakukan apalagi jika menginginkan web yang dibuat terlihat lebih dinamis dan interaktif. Saya sendiri juga mulai terbiasa coding client side dengan menggunakan javascript, padahal dulu sebenernya anti dengan client side scripting seperti javascript dan vbscript. Biasanya sih sewaktu kuliah dulu untuk masalah client side scripting, saya hanya tinggal mencari kode-kode javascript gratis dari internet trus kemudian langsung digunakan saja. Sekarang, karena memang sangat dibutuhkan, saya mencoba kembali mempelajari client side scripting terutama javascript.
Sebenernya untuk penggunaan biasa seperti validasi form, manipulasi HTML DOM, dan penggunaan sederhana yang lain, javascript cukup mudah digunakan. Tetapi apabila penggunaannya sudah cukup advance dan kompleks seperti pada aplikasi yang full atau murni menggunakan javascript saja, disitu terlihat kode javacript jadi semakin rumit dan aneh bagi saya. Setelah membaca-baca lagi mengenai javascript ternyata javascript banyak dipengaruhi oleh bahasa pemrograman Scheme, bukan Java (karena namanya javascript) apalagi C seperti mungkin kebanyakan orang kira. Javascript hanya meminjam syntax dari Java atau C saja, coba menggunakan syntax Scheme pastinya jadi lebih mengerikan.
Scheme sendiri merupakan salah satu dialect dari bahasa pemrograman LISP (dialect lainnya seperti Common Lisp, Auto Lisp, Emacs Lisp), yang merupakan bahasa pemrograman tertua kedua setelah bahasa Fortran. Scheme menurut saya bahasa yang cukup powerfull karena mewarisi kemampuan bahasa LISP, akan tetapi juga agak aneh dan sedikit sulit dipelajari karena disana akan menemukan banyak sekali parentheses dimana-mana. Karena itulah mengapa javascript memiliki kemampuan yang jarang ditemukan pada bahasa pemrograman lain seperti fungsi sebagai first class object, continuation, closure, dan lain sebagainya. Jadi sebenarnya javascript merupakan suatu bahasa pemrograman yang utuh dan kompleks bukan hanya sekedar bahasa script biasa, apalagi memang javascript telah terstandarisasi sehingga dikenal juga dengan nama ECMAScript.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Reddit
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter

If you liked my post, feel free to subscribe to my rss feeds

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*